Rabu, 19 Maret 2014

Haloooo...
Mungkin untuk kalian para readers, sudah ada yang familiar ya dengan judul ini. Framework Codeigneter. Artikel ini saya buat karena masih fresh dalam ingatan saya tentang bagaimana framework ini digunakan. Memang framework ini sudah banyak dibahas di buku, internet, atau kuliahan, tetapi tidak ada salahnya jika saya ingin berbagi sedikit ilmu yang sederhana ini kan ??

Baiklah, jadi ceritanya CodeIgneter adalah sebuah framework yang digunakan untuk membangun website menggunakan bahasa pemrograman PHP. Sebenarnya membangun website tidak terpaku pada bahasa PHP loh, tapi bisa bahasa lainnya, seperti java, ataupun .Net. Rencananya saya juga akan membahas tentang pemrograman baru yang berkaitan dengan Microsoft, yaitu .Net. Tunggu saja yaa..

Attention... artikel ini akan terdiri dari banyak teori, belum masuk ke bagian programming. Karena menurut saya, mengetahui asal usul terlebih dahulu adalah penting sebelum memulai sesuatu (termasuk cari calon suami..hehehe). Oke... Let's begin !

Framework adalah kerangka kerja. Framework juga dapat diartikan sebagai kumpulan skrip (terutama class dan function) yang dapat membantu programmer dalam menangani berbagai masalah. Masalah yang dapat ditangani dengan mudah menggunakan framework diantaranya adalah koneksi ke basis data, pemanggilan variabel, berkas, dan lain-lain. Dengan kemudahan penyelesaian masalah ini, pemrogram bisa lebih fokus dan lebih cepat membangun aplikasi. 

Secara sederhana dapat dikatakan bahwa framework adalah kumpulan fungsi (libraries) yang bisa digunakan pemrogram secara langsung sehingga mereka tidak harus membuat fungsi-fungsi tersebut dari awal. Cara pemanggilan fungsi yang sudah ada di dalam framework bermacam-macam tergantung dari jenis framework yang digunakan. Beberapa contoh fungsi standar yang telah tersedia dalam suatu framework adalah fungsi paging, enkripsi, email, search engine optimization (SEO), session, security, kalender, bahasa, manipulasi gambar, grafik, validasi, upload (unggah), captcha, template, kompresi, dan lain-lain. 

Codeigniter adalah salah satu jenis framework PHP yang dapat membantu mempercepat developer dalam pengembangan aplikasi website dibandingkan jika menulis semua kode program dari awal. Codeigniter menyediakan banyak library untuk mengerjakan tugas-tugas yang umumnya ada pada sebuah aplikasi berbasis web. Selain itu, struktur dan susunan logis dari Codeigniter membuat aplikasi yang dibuat menjadi semakin teratur dan rapi. 

Codeigniter dibuat berdasarkan konsep Model-View-Controller (MVC). Dengan MVC, maka memungkinkan pemisahan antara layer application, logic dan presentation. Dalam Codeigniter skrip PHP, HTML, CSS, javaScript, dan Query SQL dibuat terpisah, tidak dibuat dalam satu skrip berukuran besar yang membutuhkan resource besar pula untuk mengeksekusinya. Dengan demikian aplikasi yang akan dibuat mudah untuk dipelihara dan dikembangkan lebih lanjut.
     
Dalam konteks Codeigniter dan aplikasi berbasis web, penerapan konsep MVC membuat kode program yang digunakan dapat dibagi menjadi tiga kategori yaitu :

  1. Model, yaitu kode program (berupa OOP class) yang digunakan untuk memanipulasi database. 
  2. View, berupa template HTML/XHTML atau PHP untuk menampilkan data pada browser. 
  3. Controller, kode program (berupa OOP class) yang digunakan untuk mengontrol aliran aplikasi (sebagai pengontrol Model dan View).

Framework codeigniter dikembangkan dan dijalankan dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP. Oleh karena itu, ketika akan menggunakan framework codeigniter penguasaan bahasa pemrograman PHP sangat diperlukan. Jika tidak, maka pemrogram akan mengalami kesulitan dalam memahami kode perintah yang ada dalam codeigniter. PHP dan codeigniter merupakan sebuah kombinasi yang sempurna, keduanya tidak terlalu susah untuk dipelajari dan mempunyai kemampuan yang luar biasa dalam proses pengembangan website

Ada beberapa kelebihan CodeIgniter (CI) dibandingkan dengan Framework PHP lain, yaitu :
  • Performa sangat cepat : salah satu alasan tidak menggunakan framework adalah karena eksekusinya yang lebih lambat daripada PHP from the scracth, tapi Codeigniter sangat cepat bahkan mungkin bisa dibilang codeigniter merupakan framework yang paling cepat dibanding framework yang lain.
  • Konfigurasi yang sangat minim (nearly zero configuration)  : tentu saja untuk menyesuaikan dengan database dan keleluasaan routing tetap diizinkan melakukan konfigurasi dengan mengubah beberapa file konfigurasi seperti database.php atau autoload.php, namun untuk menggunakan codeigniter dengan setting standard, anda hanya perlu merubah sedikit saja file pada folder config.
  • Banyak komunitas: dengan banyaknya komunitas CI ini, memudahkan kita untuk berinteraksi dengan yang lain, baik itu bertanya atau teknologi terbaru.
  • Dokumentasi yang sangat lengkap : Setiap paket instalasi codeigniter sudah disertai user guide yang sangat bagus dan lengkap untuk dijadikan permulaan, bahasanya pun mudah dipahami.
Yang perlu disiapkan dalam membuat sebuah web dengan framework CI antara lain :
1.      Text Editor
Text Editor digunakan untuk menulisakn script perintah dalam pembangunan program, dalam hal ini adalah program website. Text Editor yang digunakan penulis adalah Sublime Text. Untuk Text Editor lainnya, bisa menggunakan Notepad++ atau Komodo Editor.
2.      Server Localhost
Server Localhost dalam hal ini digunakan untuk membangun database sebagai tempat penyimpanan data. Nama database nantinya akan dipanggil dalam config/database yang ada pada CI. Nama tabel akan dipanggil dalam model atau controller yang berhubungan dengan pengolahan data. Server localhost yang penulis gunakan adalah XAMPP.
3.      CodeIgniter
CodeIgniter dapat di download di http://www.codeigniter.com/download.php. Code Igniter adalah aplikasi berbasis website maka yang sebenarnya yang dilakukan adalah meng-copy folder aplikasi CodeIgniter kedalam Document Root dari web server yang sudah di-install sebelumnya. Karenamenggunakan XAMPP maka folder CodeIgniter diletakkan pada file /xampp/htdocs.
Categories:

0 komentar:

Posting Komentar

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!